Menghilangkan Bekas Luka Dengan Menggunakan Bahan Alami

Mempunyai bekas luka yang susah untuk dihilangkan merupakan hal yang bisa mengurangi penampilan Anda. Misalnya adalah bekas luka yang menghitam pada bagian kaki karena terkena knalpot atau juga karena bekas cacar di wajah. Untuk menghilangkan bekas luka dengan menggunakan bahan alami bisa dengan menggunakan kentang. Kentang selain untuk membantu mengatasi masalah menghilangkan bekas jerawat, hal ini juga bisa dilakukan dengan untuk menghilangkan bekas luka.

Cara menghilangkan bekas luka dengan menggunakan bahan alami bisa dilakukan dengan memarut kentang secukupnya saja kemudian dibalurkan atau dioleskan pada bekas luka atau didaerah bekas jerawat yang sudah menghitam. Kemudian, lakukanlah hal ini setiap harinya, dan bekas luka akan menghilangkan.

Cara menghilangkan bekas luka dengan menggunakan bahan alami bisa dilakukan dengan menggunakan bahan lidah buaya. Gel lidah buaya selain bisa digunakan untuk membantu dalam meredakan dan juga mengobati rasa gatal serta bisa juga digunakan sebagai obat kulit yang mengalami luka atau luka bakar dan bisa menghilangkan bekas luka.

Menghilangkan bekas luka dengan menggunakan bahan alami misalnya karena bekas luka bakar maka cara membuat racikan untuk menghilangkan bekas lukanya adalah seperti bersihkanlah terlebih dahulu daun lidah secukupnya, kemudian keroklag gel atau lendirnya. Setelah itu ditempelkan lidah buaya pada bagian kulit yang luka atau juga tersiram tersebut secara merata. Dan bisa juga dilakukan dengan melakukan rendaman yang terlebih dahulu dicampur dengan irisan dari daun lidah buaya, kemudian dioleskan ke kulit yang luka atau juga tersiram dengan air dari rendaman daun lidah buaya ini. Kemudian dilakukan secara rutin.

Vitamin E juga merupakan suatu antioksidan yang bisa membantu tubuh untuk melawan terjadinya radikal bebas. Dan itulah sebabnya mengapa vitamin  E ini mempunyai manfaat dalam melakukan perlindungan bagi kulit dan juga badan dari pengaruh yang buruk serta polusi lingkungan dan sinar ultraviolet. Vitamin E bisa digunakan untuk pemakaian luar dalam pengobatan bekas luka jerawat dan bisa juga membantu menyejukkan inflamasi yang terjadi dan menghilangkan bekas luka.

Posted in Menghilangkan Bekas Luka | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penanganan Luka Bakar

Dibawah ini adalah beberapa cara pertolongan pertama pada luka bakar: 

  1. Hentikan proses luka bakar, dapat dilakukan dengan menjauhkan sumber panas atau membawa korban menjauhi sumber panas, misalnya dengan memadamkan api.
  2. Mendinginkan luka adalah dengan membasuh luka dengan air mengalir (suhu 15 derajat celcius) selama 20 menit. Mengaliri daerah yang terkena dengan air seperti ini akan mendinginkan luka, mengurangi nyeri dan mencegah bengkak atau luka lebih lanjut. Selain itu proses irigasi ini akan meningkatkan  proses penyembuhan dan mencegah timbulnya skar (luka parut) atau luka menonjol. Tidak disarankan penggunaan kecap, sabu, pasta gigi dan lain sebagainya karena justru dapat membuat luka lebih dalam.
  3. Mengurangi rasa sakit dapat dilakukan dengan melakukan pendinginan dan menutup luka. Selain itu dapat menggunakan obat seperti parasetamol atau ibuprofen.
  4. Tujuan dari penutupan luka adalah perlindungan terhadap hipotermia. Luka dapat ditutup dengan menggunakan polyvinyl chloride film (Cling film) atau yang mudah ditemukan adalah plastik yang biasanya digunakan untuk menutup makanan. Plastik ini dipilih  sebagai bahan penutup karena tidak lengket, dan mudah digunakan, dan transparan sehingga mudah untuk melihatnya. Bisa juga ditambah dengan hydrogel atau gel khusus luka bakar, namun ini jarang digunakan.
Tatalaksana luka bakar minor adalah dengan cara dibawah ini :
  1. Membersihkan luka dengan air dan sabun atau antibakteri ringan, klhorhexidin 0,05%. Lepuh yang timbul dikempeskan dengan teknik aseptik. 
  2. Pembalutan luka bakar hendaknya dibalut agar trelindung, menampung eksudat atau cairan, mengurangi nyeri, memberikan efek psikologi yang baik, serta menjaga kulit tetap lembab dan hangat untuk mempermudah penyembuhan pada luka bakar.

 

Posted in Menghilangkan Bekas Luka | Tagged , , , , , | Leave a comment

Bekas Luka Bakar

Sampai saat ini masih banyak ditemui kasus-kasus luka bakar baik yang ringan sampai yang berat. Penanganan yang tidak tepat dapat mengakibatkan bekas yang bisa membuat orang menjadi tidak percaua diri atau mengalami kesulitan karena cacat yang ditimbulkan. Bahkan pada luka bakar berat dapat menyebabkan kematian.

Luka bakar adalah luka yang disebabkan oleh trauma termal atau terkait dengan ushu yang dapat disebabkan oleh api, air mendidih, bahan kimia, listrik, dan radiasi. 

Masalah angka harapan hidup yang rendah pada kasus luka bakar tidak lepas dari penanganan awal  yang tidak tepat , seperti resusitasi yang tertunda, resusitasi yang tidak adekuat, dan penanganan luka yang tidak baik. Hanya 6% kasus yang diresusitasi dengan adekuat, sedangkan resusitasi yang tidak adekuat mencapat 84%. Oleh karena itu unutk memperbaiki manajemen dengan hasil yang lebih baik dengan edukasi dan memberikan  informasi kepada rumah sakit sehingga mereka dapat melakukan tatalaksana yang adekuat, sebelum dan selama merujuk pasien ke rumah sakit.

Selain kedalaman luka bakar penting juga untuk mengetahui luas luka bakar secara tepat. Hal ini dapat menentukan tindakan pertolongan  selanjutnya. Kesalahan dan overistimasi masuh sering terjadi. Seringkali eritema (warna kemerahan pada kulit) dimasukkan kedalam perhitungan . Perhitungan yang tepat adalah menunggu setelah eritema hilang, seh9ingga eritem tidak dimasukkan dalam perhitungan . Ada tiga metode yang dapat digunakan untuk memperkirakan luas luka bakar. Yang pertama dengan menggunakan permukaan telapak tangan (termasuk jari) yang secara kasar meliputi 0,78% dari total permukaan tubuh. Metode kedua yang dapat digunakan adalah metode aturan sembilan dari Wallace (Wallace rules of nine methods). Metode ini membagi tubuh menjadi beberapa area bernilai 9%. Metode rules of nine ini cukup baik dan  cepat untuk memperkirakan luas luka bakar dari menengah ke besar pada dewasa. Namun demikian metode ini kurang akurat pada anak-anak. Metode ketiga adalah metode bagan Lund dan Browder yang merupakan metode yang paling efektif jika digunakan dengan baik. Metode ini mengikuti variasi bentuk tubuh manusia dan juga akurat bagi anak-anak.

 

Posted in Menghilangkan Bekas Luka | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Cara Alami Merawat Wajah Dari Bekas Luka

Cantik dan sehat merupakan dua hal yang saling berkaitan satu sama lain. Seseorang yang ingin tampil cantik dengan wajah yang berseri dan bersih tentunya harus selalu memperhatikan kesehatan kulit wajah Anda. Kecantikan harus selalu dikaitkan dengan kesehatan, karena ketika Anda cantik dengan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan kulit wajah, maka kecantikan itu akan lenyap. Gangguan kulit wajah yang sering menyerang adalah ketika wajah bermasalah dengan jerawat, kulit wajah berminyak, kulit wajah kering, dsb.

Kecantikan atau ketampanan wajah memang tidak dapat dijadikan sebuah landasan penting untuk menilai kepribadian seseorang. Walaupun Anda tidak cantik ( menurut standar penilaian orang-orang ), tapi ketika Anda sehat jasmani dan rohani, niscaya Anda akan tetap menjadi perhatian orang banyak. Oleh karena itu Anda tidak termasuk wanita yang merugi karena masalah kecantikan. Anda bisa mengaplikasikan atau melakukan perawatan secara alami untuk menjaga kecantikan kulit wajah Anda dari bekas luka, bekas jerawat, bekas luka tergores dsb dengan menggunakan bahan alami yang berasal dari buah-buahan atau tanaman herbal lainnya.

1. Menghaluskan wajah dengan Ketimun

Ketimun bisa digunakan sebagai masker yang berfungsi untuk menghaluskan pori-pori dan mengeluarkan kotoran dari kulit. Masker ketrimun ini mengurangi timbulnya bekas jerawat. Caranya : Haluskan ketimun dengan cara di blender, lalu saring dan ambil airnya saja. Setelah itu masukkan 1 sendok makan susu dan sedikit putih telur. Kocok campuran bahan tersebut dan oleskan pada wajah hingga kering dan basuhlah.

2. Perawatan kecantikan dengan Lidah Buaya

Lidah buaya juga telah banyak digunakan para produsen kecantikan kosmetika untuk merawat kulit wajah, dan rambut. Caranya cukup mudah dan alami. Untuk merawat kulit, daun lidah buaya yang berlendir dioleskan ke kulit yang luka.

3. Mengencangkan kulit wajah dengan Madu dan Kulit jeruk

Untuk mengencangkan, melembutkan dan melembabkan dengan menggunakan kulit jeruk ditambah 1 sendok makan madu dalam blender hingga halus, gosokan perlahan campuran madu tadi ke wajah dan biarkan 15 menit. Lalu, bersih wajah Anda dengan air hangat untuk membersihkan campuran tadi.

4. Melindungi wajah dengan Tomat

Tomat juga dapat dimanfaatkan untuk melindungi kulit wajah dari sengatan sinar matahari. Caranya : ambil beberapa buah tomat secukupnya, lalu remas-remas dengan diberi sedikit air, kemudian tempelkan pada wajah sebagai penyejuk wajah.

5. Membersihkan wajah dengan kentang

Cara lain untuk merawat wajah dengan memanfaatkan kentang adalah sebagai berikut :

a. Parutlah beberapa potong kentang lalu oles dan gosoklah ke kulit, lakukan dengan hati-hati dan terutama pada bagian-bagian wajah yang rusak

b. Ampas dari parutan kentang tadi, gunakan sebagai masker dan biarkan menempel selama kurang lebih 30 menit, kemudian basuh dengan air bersih yang sudah diberi setetes air cuka.

6. Menghilangkan noda-noda di wajah dengan putih telur

Putih telur dapat dimanfaatkan untuk masker kulit wajah yang dapat berkhasiat memperkecil pori-pori kulit, menghilangkan kelebihan minyak, dan juga dapat menghilangkan noda-noda jerawat pada wajah. Untuk mendapatkan hasil yang baik, gunakan telur ayam kampung. Ambil putihnya saja dan kocok sampai mengembang. Setelah itu, dapat Anda tambahkan perasaan jeruk lemon, tetapi boleh juga tidak. Oleskan adonan ini secara merata pada wajah. Biarkan cairan putih telur itu menjadi kering selama 20-25 menit. Baru kemudian dicuci dengan air hangat suam-suam kuku. Adonan ini jangan sampai terlalu sering digunakan. untuk wanita dewasa cukup 1x seminggu dan 2 minggu sekali untuk usia remaja.

Posted in Menghilangkan Bekas Luka | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Menghilangkan Bekas Luka Pasca Operasi

Ketika kita mengalami suatu gangguan penyakit atau gangguan kesehatan atau gangguan tubuh lainnya yang harus mengharuskan diri kita menjalani pembedahan operasi atau seorang ibu yang hendak melahirkan dengan operasi caesar. Kemudian setelah di operasi tubuh akan mencoba untuk menyembuhkan dirinya sendiri, karena kulit sehat tidak dapat tumbuh dengan cepat dan membutuhkan perawatan yang sangat intensif dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Bekas pembedahan operasi akan meninggalkan bekas pada kulit dan biasanya ada beberapa jenis kulit yang merasa sensitif menimbulkan daging tumbuh atau sejenis benjolan pada kulit yang keluar yang disebut keloid. Jaringan parut ini mempunyai keterbatasan pada peredaran darah, gerakan dan sensasi. Bekas luka juga tidak memiliki kelenjar keringat, warna pucat, sensitif dan tidak mampu bertahan terhadap sinar ultraviolet.

Berikut ini ada beberapa cara untuk mengurangi dan menghilangkan bekas luka pasca operasi :

a. Salah satu cara yang mudah dilakukan untuk menghilangkan bekas luka pasca operasi dengan dilakukan pemijatan pada daerah atau bagian tubuh yang sudah dioperasi, namun dengan catatan jahitan operasi tersebut sudah lama dan kering. Lakukan pijatan ringan dan lembut untuk membantu mengurangi jaringan bekas luka dan juga meningkatkan pasokan darah ke seluruh tubuh. Hal ini dilakukan untuk mendorong pembentukan jaringan kulit dan mendapatkan kembali kulit yang normal.

b. Menggunakan cream Retin. Dapat meningkatkan produksi sel kulit baru untuk menggantikan sel kulit yang sudah tua, perlahan-lahan bekas luka akan terlihat samar.

c. Pemberian vitamin E juga dapat membantu menghilangkan bekas luka. Karena vitmain E memang sangat cocok untuk pembentukan sel kulit baru dan tulang. Menurut penelitian diketahui bahwa vitamin E memiliki kemampuan untuk menembus ke dalam kulit dan menghasilkan pembentukan radikal bebas. Hal ini meningkatkan proses penyembuhan. Vitamin E meningkatkan produksi kolagen yang memperkuat dan meningkatkan elastisitas kulit.

Semua luka akan meninggalkan bekas dan penyembuhan akan bekas luka pada setiap orang berbeda-beda. Terkadang ada bekas luka yang menimbulkan rasa gatal, kemerahan. Jika tidak segera diatasi atau diobati bekas luka tersebut akan kembali membentuk luka baru yang bertambah lebar, tebal, keras dan agak kehitaman. Namun ada pula yang mengalami proses penyembuhan dari luka dengan luka menjadi halus, tipis, rata dengan kulit sekitar wajah namun terjadi perubahan warna ( bisa lebih gelap atau lebih terang dibanding kulit sekitarnya ).

3 cara diatas dapat dijadikan salah satu cara terbaik untuk menghilangkan bekas luka pasca operasi. Untuk menghilangkan bekas luka operasi membutuhkan waktu yang cukup lama tergantung dari berat atau ringannya operasi yang pernah dilakukan. Adapula pengobatan dengan cara tradisional untuk menghilangkan bekas luka. Karena herbal tidak memiliki efek samping negatif bagi tubuh, meskipun dengan cara tradisional membutuhkan waktu yang cukup lama untuk penyembuhan, namun herbal dijamin aman digunakan oleh siapa saja dan dapat mengobati berbagai jenis penyakit dari yang ringan sampai yang kronis. Namun adapula sebagian diantaranya ada yang menghilangkan bekas luka dengan tindak operasi bedah plastik.

Posted in Menghilangkan Bekas Luka | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Keloid

Keloid merupakan suatu benjolan padat yang hanya terdapat pada kulit karena faktor pertumbuhan dari proliferatif ( perbanyak ) yang berasal dari jaringan fibrosa ( jaringan ikat pada kulit ) setelah mengalami penyembuhan dari luka. Keloid dapat dikatakan bagian dari tumor jinak pada kulit namun keloid tidak sampai membahayakan nyawa seseorang. Jika keloid tumbuh lebih dari 1 disebut dengan Keloidosis. Jika keloid yang timbul pasca operasi, Keloid itu sendiri terlihat seperti daging lebih yang tumbuh dan menempel pada kulit tubuh. Keloid dapat tumbuh di bagian tubuh seperti tengkuk leher ( dimana kelenjar getah bening berada ), telinga , tangan , punggung, dan perut yang paling banyak terdapat keloid pasca melahirkan secara ceasar.

Faktor penyebab keloid sendiri belum diketahui secara nyata dan terbukti, namun di duga disebabkan oleh peradangan. Berikut adalah faktor yang dapat menyebabkan terjadinya keloid antara lain adalah :

1. Faktor Keturunan dan Ras budaya

Faktor genetik dan ras ternyata juga dapat dijadikan alasan yang mendasar karena berhubungan dengan gen HLA – B14, HLA-B21, HLA-BW16, HLA-BW35, HLA-DR5, HLA-DQW3, dan golongan darah A. Namun keloid lebih banyak ditemukan pada orang berkulit gelap atau hitam dibanding mereka yang berkulit putih. Begitu juga dengan warga Malaysia dan kebanyakan penduduk India memiliki kulit yang mudah sekali terkena keloid, Kedua adalah mereka berbangsa melayu dan ketoga adalah bangsa China.

2. Faktor usia

Pada umumnya keloid muncul pada mereka yang masih berusia sangat kanak-kanak dan dewasa muda (10-30 tahun). Keloid tidak memandang jenis kelamin seseorang baik pria maupun wanita.

3. Jenis dan lokasi trauma keloid

Keloid banyak ditemui di area yang lebih sering mengalami peradangan yang jika sakit membutuhkan waktu yang cukup lama untuk penyembuhan dan di daerah perengangan kulit yang cukup tinggi, misalnya dada, bahu, leher, tangan, kepala dan tungkai.

4. Vaksinasi

Vaksinasi yang biasanya diberikan adalah vaksinasi BCG. Vaksinasi BCG ini dapat meninggalkan bekas.

Posted in Menghilangkan Bekas Luka | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment